Ikrima's Blog

Welcome to My Blog

This is my personal blog. I hope this blog can give us knowledge, information, and others, and could be useful to those who read it.

ikrima's blog

well ladies, and gentlemen. read it, and hope you get information after you read it.

This is my blog

This is my personal blog. I hope this blog can give us knowledge, information, and others, and could be useful to those who read it.

Jumat, 29 Mei 2015

Materi Matematika Kelas 1 SD

BILANGAN SAMPAI DENGAN 10

1.      Menghitung dan Mengurutkan Benda Sampai Dengan 5
a.   Membilang atau menghitung secara urut
b.  Menyebutkan banyak benda
c.   Membandingkan dua kumpulan benda
d.  Membaca dan menulis lambang bilangan
1)      Membaca lambang bilangan
Lambang bilangan
1
2
3
4
5
Cara membaca
Satu
Dua
Tiga
Empat
Lima
2)      Menulis lambang bilangan
·         1 ikan diwarnai
Tulis lambang bilangan 1 dibukumu
·         2 ayam diwarnai
Tulis lambing bilangan 3 dibukumu
e.   Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur dari terkecil atau terbesar
f.   Membilang loncat sampai dengan 5
Contoh :
Membilang loncat 2 dari lambang bilangan 1
        Satu       dua      tiga      empat      lima
  1             2         3            4             5
g.  Mengurutkan sekelompok bilangan dari terkecil atau terbesar
2.      Menjumlah dan mengurang bilangan sampai dengan 5
a.   Menyatakan masalah sehari-hari yang terkait penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
·     Satu pensil ditambah satu pensil sama dengan dua pensil
      1 + 1 = 2
·     Lima bola dikurangi empat bola sama dengan satu bola
5 – 4 = 1
b.  Menerjemahkan bentuk penjumlahan dan pengurangan
c.   Membaca dan menggunakan symbol +, -, dan =
1.  Penjumlahan
a)      Menjumlahkan satu bilangan dengan bilangan yang lain
·     Satu jeruk ditambah dua jeruk sama dengan tiga jeruk
1 +  2 = 3
b)      Mengenal sifat pertukaran pada penjumlahan
·      Satu jeruk ditambah dua jeruk sama dengan tiga jeruk
1 + 2 = 3
2 + 1 = 3
c)      Menentukan pasangan bilangan yang jumlahnya diketahui terbesar 5
d)     Menyelesaikan soal cerita sederhana
Contoh :
Umi mempunyai dua pensil
Ia membeli lagi tiga pensil
Berapa pensil umi sekarang?
      2 + 3 = 5
Pensil umi sekarang 5
2.  pengurangan
a)      mengurangkan satu bilangan dari  bilangan lain (1 sampai dengan 5)
·     lima jeruk dikurangi tiga jeruk sama dengan 2 jeruk
5 – 3 = 2
b)      mengenal bilangan nol melalui pengurangan
·     satu ikan dimakan satu ikan sisanya tidak ada
1 – 1 = 0
c)      menyelesaikan soal cerita sederhana
contoh :
soni memiliki 3 balon
balon itu meletus 1
berapa balon yang tidak meletus
           3 – 1 = 2
Balon soni yang tidak meletus adalah 2 balon
3.  penjumlahan dan pengurangan
a)      menjumlahkan dan mengurangi dengan bilangan nol
contoh :
1 + 0 = 1
1 – 0 = 1
2 + 0 = 2
b)      memecahkan masalah sehari-hari dengan penjumlahan dan pengurangan
contoh :
yuda mempunyai lima balon
balon itu diberikan kepada deni 2
berapa balon yuda sekarang?
      5 – 2 = 3
Balon yuda sekarang 3
c)      mengingat penjumlahan dan pengurangan sampai dengan 5
contoh :
2 + 1 = 3
4 – 1 = 3
5 – 3 = 2
3.      Menghitung dan mengurutkan banyak benda sampai dengan 10
a.   Membilang atau menghitung secara urut
Contoh :
b.  Menyebutkan banyak benda
c.   Membandingkan dua kumpulan benda
d.  Membaca dan menulis lambang bilangan
1)      Membaca lambang bilangan
Bacalah dari kanan ke kiri
Lambang bilangan
1
2
3
4
5
Cara membaca
Satu
Dua
Tiga
Empat
Lima
2)      Menulis lambang bilangan
e.   Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur
f.   Membilang loncat sampai dengan 10
g.  Mengurutkan sekelompok bilangan dari terkecil ke terbesar
4.      Menjumlah dan mengurang bilangan sampai dengan 10
a.   Menyatakan masalah sehari-hari yang terkait penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
·     Lima tomat di tambah satu tomat sama dengan enam tomat
    5 + 1 = 6
·     Enam minggu dikurangi  dua minggu sama dengan empat mangga
    6 – 2 = 4
b.  Menerjemahkan bentuk penjumlahan dan pengurangan dalam kalimat sehari-hari
c.   Membaca dan menggunakan symbol +, - dan =
1.  penjumlahan
a)      menjumlah dua bilangan yang sama
contoh :
satu buku ditambah dua buku sama dengan dua buku
1 + 2 = 3 buku
b)      menjumlah dua bilangan yang tidak sama
delapan pisang ditambah 2 pisang sama dengan 10 pisang
8 + 2 = 10 pisang
c)      menjumlah dua bilangan satu angka
contoh :
2 jambu ditambah 5 jambu sama dengan 7 jambu
2 + 5 = 7
d)     menentukan pasangan bilangan yang diketahui jumlahnya terbesar 20
e)      menyelesaikan soal cerita sederhana
contoh :
ayam betina rini 3
ajam jantan rini 1
berapa jumlah ayam rini?
3 + 1 = 4
Jumlah ayam rini 4
2.  pengurangan
a)      mengurangkan satu bilangan dari bilangan lain
contoh :
enam sawo dikurangi dua sawo sama dengan empat sawo
6 – 2 = 4
b)      mengurangkan satu bilangan dari bilangan lain dengan cara bersusun
c)      menentukan pasangan bilangan yang selisihnya ditentukan
contoh :
pasangan bilangan yang berselisih 5
5 dan 0
6 dan 1
7 dan 2
8 dan 3
9 dan 4
10 dan 5
d)     menyelesaikan soal cerita sederhana
contoh :
ibu mempunyai 8 telur, 3 telur pecah
Berapa telur ibu sekarang ?
Jawab :
     8 – 3 = 5
Telur ibu sekarang adalah 5 telur
d.  Mengingat penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
6 + 2 = 8
8 – 2 = 4
10 – 7 = 3
e.   Menggunakan sifat operasi hitung pertukaran dan pengelompokan
1.      sifat pertukaran
contoh :
3 + 5 = 8
5 + 3 = 8
Catatan : penjumlahan memiliki sifat pertukaran dan pengurangan tidak memiliki sifat pertukaran
2.      sifat pengelompokan
contoh :
(3 + 2) + 1 = 6
3 + (2 + 1) = 6
Pengerjaan dalam kurung dilakukan lebih dahulu
f.   Memecahkan masalah sehari-hari dengan penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
Ayam rahma 2
Ibunya membelikan lagi 7
Kemudian ayahnya membelikan lagi 3
Berapa jumlah ayam rahma sekarang ?
          2 + 7 + 3 = 11
Ayam rahma sekarang 11
Satuan Pengukuran
                                      
Mengenal satuan waktu.
       a.     Mengenal konsep waktu.
·   Contoh :
*      Jaraknya dekat, jadi waktu perjalanannya sebentar.
*      Jaraknya jauh, jadi waktu perjalanannya lama.
       b.    Contoh kegiatan yang sebentar atau yang lama.
·   Misalnya :
*      Jarak dari rumah ke sekolah dekat.
*      Jarak dari rumah ke kota jauh.
Jadi untuk pergi ke sekolah memerlukan waktu sebentar, dan untuk pergi ke kota memerlukan waktu lama
       c.     Mengingat pengurutan nama-nama hari.
1.      Menyebut nama-nama hari secara berurutan.
Mari kita pelajari dan kita ingat urutan nama-nama hari
Minggu
   Senin
     Selasa
         Rabu
            Kamis
                Jumat
                    Sabtu
2.      Mengenal hubungan hari dengan minggu.
·         7 hari = 1 minggu.
·         1 minggu = 7 hari.
       d.    Membaca tanda waktu.
1.      Membaca tanda waktu jam.
2.      Bercerita tentang kegiatan sehari-hari.
·   Contoh :
*      Pukul berapakah kamu tidur pukul 05.00 apakah kamu sudah bangun
*      Apakah pukul 06.00 kamu sudah sarapan
*      Apakah pukul 07.00 kamu sudah ada di sekolah
3.      Mengatur jarum jam.
       e.     Menyatakan lama waktu suatu kegiatan dalam satuan jam.
·   Contoh :
Sebuah bus berangkat dari kota A pukul 06.00 dan tiba di kota B pukul 09.00
Berapa jam lama perjalanan bus itu ?
Jawab : lama perjalanan 9-6 = 3 jam
OPERASI HITUNG BILANGAN SAMPAI DENGAN 20
1.      Menghitung dan mengurutkan banyak benda
a.   Membilang atau menghitung secara urut
b.  Menyebutkan banyak benda
Contoh :
1 ikatan lidi ditambah 1 ikatan lidi sama dengan 2 ikatan lidi
Satu ikatan lidi sama dengan 10 lidi jadi 10 + 10 = 20
c.   Membandingkan dua kumpulan benda
d.  Membaca dan menulis lambang bilangan
1)      Membaca lambang bilangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
10
12
13
14
15
16
17
18
19
20
2)      Menulis lambang bilangan
Contoh :
Lambang bilangan dari sebelas adalah 11
Lambang bilangan dari empat belas adalah 14
e.   Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur
f.   Membilang loncat sampai dengan 20
g.  Mengurutkan sekelompok bilangan
Contoh :
Urutkan enam kartu bilangan dari terkecil enam
Jawab :
          6          7          8          9          10        11
2.      Menjumlah dan mengurang bilangan
a.   Menyatakan masalah sehari-hari yang terkait penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
Didalam tas eni ada 7 pensil
Eni memasukkan lagi 5 pensil
Coba berapa pensil didalam tas eni sekarang?
Jawab :
  7 + 5 = 12
Jadi pensil didalam tas eni sekarang ada 12
b.  Menerjemahkan bentuk penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
c.   Membaca dan menggunakan symbol +, - dan =
1)      Menjumlahkan dua bilangan satu angka
Contoh :
10 + 2 = 12
20 + 3 = 23
2)      Menjumlahkan tiga bilangan satu angka secara berurutan
a)  Hasil sampai dengan 10
Contoh :
3 + 4 + 1 = 7 + 1 = 8
4 + 3 + 2 = 7 + 2 = 9
b)  Hasil sampai dengan 20
Contoh :
4 + 5 + 6 = 9 + 6 = 15
9 + 8 + 4 =17 + 4 = 21
3)      Mengurangkan bilangan satu angka dari bilangan dua angka
Perhatikan contoh berikut :
Contoh :
15 – 9 = 6
18 – 9 = 9
d.  Mengingat penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
10 + 2 = 12
9 – 2 = 7
e.   Menggunakan sifat operasi hitung pertukaran dan pengelompokan
1)      Sifat pertukaran
3 + 9 = 12
9 + 3 = 12
2)      Sifat pengelompokan
3 + 4 + 6 = (3 + 4) + 6
               = 7 + 6
               = 13
11 + 4 + 5 = (11+4) + 5
                 = 15 + 5
                 = 20
CATATAN : pengerjaan dalam tanda kurung didahulukan
3.      Menggunakan nilai tempat
a.   Menulis bilangan 2 angka
Contoh :
12 = 10 + 2 = 1 puluhan + 2 satuan
15 = 10 + 5 = 1 puluhan + 5 satuan
b.  Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
Contoh :
12
Bilangan 12 = puluhannya 1 nilainya 10 satuannya 2
c.   Menjumlah dua bilangan tanpa menyimpan
1)      Menjumlah dengan cara mendatar
      Contoh :
              7 + 6 = 13
               8 + 6 = 14
2)      Menjumlah dengan cara bersusun panjang
3)      Menjumlah dengan cara bersusun pendek
d.  Mengurangkan dua bilangan tanpa meminjam
1)      Cara bersusun panjang
2)      Cara bersusun pendek
e.   Memecahkan masalah sehari-hari dengan melibatkan penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
Tuti mempunyai 5 rambutan
Ayahnya memberinya 10 rambutan
Rambutan tuti sekarang
Rambutan itu dimakan tuti 4
Jadi sisa rambutan tuti 11
OPERASI HITUNG BILANGAN
1.      Menjumlah dan mengurang bilangan
a.   Mengingat penjumlahan dan pengurangan sampai dengan 20
Contoh :
Buah jagung, bentuk penjumlahannya   2 + 1 = 3
Atau bentuk pengurangannya 3 – 1 = 2
17 + 3 = 20
20 – 3 = 17
20 – 17 = 3
b.  Menggunakan sifat operasi hitung pertukaran dan pengelompokan
1)   Sifat pertukaran
Contoh :
·     8 + 3  = 11
    3 + 8 = 11
    Perhitungan yang di cetak tebal menunjukkan lebih muda dan cepat
·     6 + 4 = 4 + 6 = 10
    Contoh sifat pertukaran pada penjumlahan
2)   Sifat pengelompokan
Contoh :
·     (3 + 4) + 6 = 3 + (4 + 6) = 13
·     (2 + 8) + 7 = 2 + (8 + 7) = 17
    Contoh sifat pengelompokan pada penjumlahan
2.      Menggunakan nilai tempat
a.   Menulis bilangan dua angka
1)      Bilangan 21 sampai dengan
Contoh :
·     40 + 2 = 41 dibaca empat puluh dua
·     30 + 6 = 36 dibaca tiga puluh enam
·     20 + 4 = 24 dibaca dua puluh empat
2)      Bilangan 51 sampai dengan 100
·     90 + 8 = 98 dibaca sembilan puluh delapan
·     80 + 2 = 82 dibaca delapan puluh dua
·     60 + 6 = 66 dibaca enam puluh enam
b.  Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
Contoh :
·         2 puluhan + 5 satuan = 25
20 + 5 = 25
·         4 puluhan + 7 satuan = 47
40 + 7 = 47
c.   Menjumlah dua bilangan tanpa menyimpan
1)      Menjumlah dua bilangan dua angka hasil sampai dengan 50
Contoh :
·     30 + 20 = 50
·     20 + 20 = 40
·     10 + 20 = 30
2)      Menjumlah dua bilangan dua angka hasil sampai dengan 100
Contoh :
40 + 20 = 60
40 = satuan          0 + 0 = 0
20 = puluhan       4 + 2 = 6
Hasilnya              6 puluhan + 0 satuan = 60
3)      Menjumlah bilangan dua angka dan satu angka hasil sampai dengan 100
Contoh :
d.  Menjumlah dua bilangan dengan satu kali menyimpan (pengayaan)
Contoh :
15 + 8 =23
16 + 6 = 22
16 satuan 6 + 6 = 12 ditulis 2 simpan 1 puluhan
Puluhan 1 (simpanan) + 1 = 2
Hasilnya 2 puluhan +2 satuan = 22
e.   Mengurangkan dua bilangan tanpa meminjam
1)      Mengurangkan bilangan dua angka dari bilangan dua angka lain bilangan paling besar 50
Contoh :
30 – 10 = 20
40 – 15 = 25
2)      Mengurangkan bilangan dua angka dari bilangan dua angka
Contoh :
60 – 10 = 50
80 – 22 = 58
3)      Mengurangkan bilangan satu angka dari bilangan dua angka
Contoh :
28 + 6 = 34
64 + 4 = 69
f.   Memecahkan masalah sehari-hari dengan penjumlahan dan pengurangan
Contoh :
Panen jagung pak Banu 46 karung, panen jagung pak gandi 50 karung berapa karung jumlah panen jagung pak banu dan pak gandi ?
Jawab :
46 + 50 = 96
Jumlah panen jagung pak gain dan pak gandi 96 karung
SATUAN PENGUKURAN
1.      Membandingkan pengukuran panjang
a.   Mengenal panjang benda
Contoh :
Dua anak kecil memakai celana, satu anak memakai celana panjang dan satu anak memakai celana pendek
b.  Memberi contoh benda yang panjang dan yang pendek
Contoh :
·      Pensil yang belum di runcingkan masih panjang dan pensil yangsudah diruncingkan menjadi pendek
·      Barisan terdiri atas 10 anak lebih panjang daripada barisan anak yang hanya terdiri dari 8 anak
c.   Jarak yang dekat dan yang jauh
Contoh :
·      Jarak kota jaya ke kota raya dekat
Jarak kota jaya ke kota ramai jauh
·      Anak yang duduk paling depan lebih dekat dengan papan tulis daripada anak yang duduk dibelakang jauh dari papan tulis
d.  Mengukur panjang benda dengan satuan tidak baku
Contoh :
Gunakan bolpoinmu dan bolpoin temenmu untuk mengukur panjang ikat pinggangmu, panjang ikat pinggangmu dengan bolpoinmu 10 bolpoin, panjang ikat pinggang dengan bolpin temenmu 12 bolpoin.
Catatan : “ pengukuran menggunakan satuan tidak baku hasilnya tidak sama”
e.   Membandingkan panjang benda melalui gambar
f.   Membandingkan panjang benda
Contoh :
Anton mengukur panjang lengan bajunya dengan tusuk gigi, panjang lengan baju anton sama dengan 8 tusuk gigi
2.      Membandingkan pengukuran berat
a.   Mengenal berat benda
Cotoh :
Jika kamu membawa secangkir teh, apakah menurutmu berat. Tentunya tidak. Namun jika kamu membawa tiga cangkir teh dalam nampan akan terasa lebih berat
b.  Contoh benda yang ringan dan berat
Contoh :
Pak guru membawa dua benda, tangan kiri memegang kaos kaki dan tangan kanan memegang sepatu. Ternyata lebih berat tangan kanan yang memegang sepatu.
c.   Mengukur berat benda dengan satuan tidak baku
Contoh :
·      Berat satu gunting sama dengan lima kelereng
·      Berat satu cangkir kosong sama dengan 5 sendok
d.  Menunjukkan perbedaan hasil pengukuran berat dengan satuan tidak baku
Contoh :
Ada dua timbangan, yang satu digunakan untuk menimbang antara berat satu sisir sama dengan lima bolpoin dan yang satunya untuk menimbang berat satu sisir sama dengan tiga sendok. Jadi terdapat perbedaan berat bila benda diukur dengan satuan tidak baku.
e.   Membandingkan berat benda secara langsung
f.   Mengukur dan membandingkan berat benda dengan satuan tidakl baku yang sama
Contoh ;
Berat satu bolpoin sama dengan 10 korek api sedangkan berat satu pensil sama dengan 7 korek api.
Jadi bolpoin lebih berat daripada pensil atau pensil lebih ringan daripada bolpoin
BANGUN RUANG DAN BANGUN DATAR
1.      Mengelompokkan berbagai bangun ruang sederhana
a.   Menyebutkan bermacam bentuk benda
Bentuk bola tabung balok atau kubus
·      Bentuk bola
Benda yang bentuknya bola, misal kelereng dan benda yang tidak berbentuk bola misalnya mangga
·      Bentuk tabung
Contoh :
Benda yang berbentuk tabung, misalnya kaleng susu dan kaleng minuman. Sedangkan benda yang tidak berbentuk tabung misalnya teko air, gelas dan botol.
·      Bentuk balok atau kubus
Balok mempunyai enam sisi, sisi yang besar dan bentuknya sama, sisi atas dan bawah sisi muka dan belakang sisi sampinh kiri dan kanan
Kubus mempunyai enam sisi yang bentuk dan besarnya sama
b.  Mengelompokkan benda menurut bentuk permukaan atau ciri lainnya
Contoh :
Pensil sekelompok dengan bolpoin
2.      Menyelidiki berbagai bangun datar sederhana
a.   Menyebutkan benda berbentuk bangun rdatar sederhana
Bentuk segitiga dan segiempat dilihat dari banyak sisi
Segitiga adalah bangun datar dengan segitiga
Segiempat adalah bangun datar dengan empat sisi
b.  Menjiplak atau membuat bentuk segitiga dan segiempat
Menjiplak gambar berbentuk segitiga dan segiempat dan disalin ke buku
c.   Mengelompokkan berbagai bentuk segitiga dan segiempat

Sabtu, 23 Mei 2015

Nostalgia Pare Kediri (CEC)


Desember 2012 - Januari 2013. Saat itu aku kelas XI di MAN 2 Gresik. Sekolah yang menurutku bagus sekali, dan dipenuhi orang-orang yang ramah. Hari Minggu pagi pukul 5 tepatnya. Aku beserta kawan sekaligus adik kelasku mendapat program belajar (out door) di Pare, Kediri. Hanya 44 siswa (2 kelas). Kelasku yang berjumlah 20 siswa maupun siswi, dan kelas X yang berjumlah 24 siswa maupun siswi. Kami menempuh perjalanan selama 5 jam. How is your feeling guys??

Setelah sampai di Pare kediri, di penginapan Novi House. Untuk sementara kami menginap disitu selama beberapa hari dan beberapa minggu. Hari pertama memasuki kelas holiday CEC (Cambridge English Club), masih perkenalan guys, hari kedua kita masuk jam 5 pagi alias subuh. Do you know ? Kediri has many differents with Gresik. We can buy at a bargain. Include, pray time. 05.30 masih seperti waktu subuh disana. Disana memang fresh breeze. So cool as cucumber.

Jam 5 pagi, hari pertama belajar, kita telat, karena kita tidak tahu waktu subuh. Antri mandi. Oh god ! No ! I got some punishments. First, I have to memorize 25 vocabs that’s actually so difficult, and I never know it. Setelah mengahafal 25 vocabs, kita istirahat sejenak untuk makan atau mandi bagi yang belum. Hahaha ! kalau begitu, tadi jam 5 nggak mandi ya? Hahaha :D (I never) :P

Oh ya guys, kita disana tidak boleh berbicara memakai bahasa jawa maupun indonesia. Wajib inggris. Jadi kemana-mana harus bicara bahasa inggris, sampai-sampai mau beli aja dibuntutin tuh sama yang namanya si spy. Nggak enak kan. Kalau ketahuan berbicara pakai bahasa selain inggris, tamat. Nilaimu hancur, hafalan vocabs. Aku sendiri sempat terancam, but she is so kind with me. She just give me a chance to improve my mistakes.

Ini nih jadwal belajar CEC :
05.00 – 07.00 : walking around some places
07.00 – 08.00 : rest time for breakfast
08.00 – 11.00 : study time about grammar
11.00 – 13.00 : rest time for lunch and praying
13.00 -17.00 : study about speaking
17.00 – 19.00 : rest time for dinner and praying
19.00 – 23.00 : study about listening

Jam terakhir yang paling aku nggak suka. Sleepy. Dan hampir nggak pernah mendengarkan. Too much ik ! don’t imitate it guys ! not good.

Setelah beberapa minggu di Pare, waktu perpisahan pun terjadi,, huhu. Sebelum kita pulang H-1 sebelum pulang we went to surowono cave. And after that, we was swimming. And come back to the boarding house. And hari H. Farewell party pesta perpisahan dari tutor-tutor kita, Miss lulu, Mr. Ryan, and the other. And then after that. We must go home.

Jumat, 24 April 2015

Pers, cara berdemokrasi !


Kebebasan pers, berarti kebebasan menyampaikan pendapat. Penyampaian pendapat bisa di salurkan lewat beberapa media pers, baik melalui buletin, koran dan sebagainya. Jika ditanya mengenai apakah dalam kampus itu terdapat kebebasan berpendapat dari pimpinan kampus? Saya rasa, belum. Belum disini berarti bahwa kebebasan ini masih belum bisa tersampaikan dengan baik, khususnya bagi mahasiswa yang mempunyai uneg-uneg. Pers diadakan untuk mengkritiki hal yang ada di kampus, entah itu berkenaan dengan fasilitas kampus ataupun yang lainnya.
Tapi yang perlu di garis bawahi adalah pers bagi para mahasiswa itu sangat penting demi kemajuan kampus sendiri. Pimpinan kampus tidak perlu membatasi dengan kebebasan pers seperti ini, karena memang sebagai masukan. Karena penilaian suatu subyek bukan dari satu orang saja, tetapi banyak.
Penyampaian pendapat juga disebut juga dengan demokrasi. Demokrasi yang dimaksud adalah supaya memfungsikan pers kampus dengan baik. Karena, memang akhir-akhir ini banyak sekali minat ketertarikan pada dunia jurnalistik, sehingga perlu dikembangkan. Dengan demikian perlu dijadikan acuan bahwa pers adalah bentuk demokrasi untuk menyampaikan pendapat. Demokrasi bisa di lakukan dari memberi kesempatan kepada mahasiswa dengan mengungkapkan pendapat yang kemudian akan ditampung dalam buletin harian atau mingguan kampus.

Kamis, 23 April 2015

PGMI's Argument


PGMI kepanjangan dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Biasanya terdapat di Universitas Islam, PGMI setara dengan PGSD di universitas umum. Tetapi yang membedakan adalah PGMI didasarkan pada keislaman dan dalam perkuliahan terdapat pelajaran yang mengandung unsur  islam.
PGMI memang dirasa unggul dalam bidang keagamaan daripada PGSD, tetapi kebanyakan pula kinerja dari PGMI belum bisa mencapai standarisasi seperti PGSD. Ini fakta didasarkan pada penelitian pada perbandingan beberapa Universitas.
Di mulai dari program kuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dirasa cukup baik untuk membuat peluang mengajar, tetapi peluang itu sirna karena dalam pembelajaran belum cukup standart, contohnya saja mata kuliah yang diambil yaitu Strategi Pembelajaran, banyak mahasiswa yang belum paham betul mengenai strategi yang dilakukan selama proses pembelajaran.
Yang ditekankan itu bukan pada teori tetapi praktek dari strategi pembelajaran. Dalam pembelajaran, Dosen dirasa cukup untuk mempraktekkan strategi pembelajaran. Mungkin yang mempengaruhi ini adalah minat mahasiswa terhadap mata kuliah Strategi Pembelajaran.
Bagi mahasiswa, Pelajari secara seksama Strategi dalam mengajar dan terapkan itu pada proses mengajar pada Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kesimpulan dan hikmah yang bisa diambil adalah jadikan semua peluang yang ada di depan matamu itu sangat berharga, raih peluang itu dan jangan dihiraukan begitu saja, karena kesempatan tidak datang kedua kalinya. Where there is a will, there is a way. #KKN

Jodohku dalam proses perbaikan :)


by : ikrima

Jodoh itu takdir atau pilihan? Jodoh adalah rahasia istimewa yang di berikan Allah kepada kita. Jika dibilang pilihan kita, memang jodoh adalah yang seseorang yang kita cintai, yang membuat nyaman, dan bahagia, mungkin lebih dari itu yang memang sengaja kita pilih untuk menjadi sosok imam dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Amiin..
Jodoh itu takdir. Di dalam al-qur’an sudah di sebutkan bahwa Allah yang mengatur jodoh kita, Allah memberi gambaran pada surat An-nur ayat 26 yang berbunyi : “Perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji pula, sedangkan perempuan-perempuan baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula. Mereka itu bersi dari apa yang dituduhkan orang-orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga)”.
Bagi yang belum bertemu jodohnya, sabar dulu ! yakinlah pada diri kalian masing-masing bahwa jodoh kalian tidak akan lari, hilang, ataupun sembunyi. Percayalah bahwa dimanapun dia berada pasti dia akan menemuimu setelah proses perbaikan dirinya. Subhanallah :)
Jadi dapat disimpulkan bahwa jodoh kita adalah cerminan dari diri kita sendiri. Jodoh kita memang pilihan kita, akan tetapi tidak terlepas dari campur tangan Sang Pencipta. Karena sudah dipaparkan bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki. Disinilah terdapat keterkaitan kontak batin, saling membantu, berbagi kebahagiaan, dan sebagainya. Dan jodoh kita tidak akan ke mana-mana !

harapan penulis : semoga jodohku berada dalam lingkup yang baik, dijaga oleh Allah dan menuju ke perbaikan dirinya begitu juga saya
:) sama-sama memperbaiki diri di sini, dan nanti apabila sudah dirasa cukup untuk itu, insyaAllah, Allah akan mempertemukan kita , dan di beri kebahagiaan yang sesungguhnya sampai maut memisahkan :) Wallahua’lam bis showab..